Refleksi Diri untuk Menjadi Gemarian
"Memahami diri sendiri adalah awal dari semua kebijaksanaan"
Aristoteles
Dewasa ini semakin banyak yang mengampanyekan manfaat dari mengenal diri sendiri, karena memang mengenal kepribadian akan membawa kita dalam situasi yang nyaman dalam setiap peran hidup. Kita akan semakin lebih mencintai proses 'hidup' kita dalam situasi nyaman. Begitu pun dengan saat ini, ketika saya akan memulai untuk menggalakkan diri dalam kegiatan berbenah ini (read : menjadi gemarian). Setelah materi perkenalan tentang alasan berbenah, saatnya memasuki step selanjutnya yaitu gemarian diajak untuk mengenali diri terlebih dahulu. Melalui situs web https://clutterbug.me/what-clutterbug-are-you-test, saya mengetahui saya adalah seorang tipe 'bee'. Ya, saya adalah clutterbug bee. Saya akan rela barang-barang kecintaan saya, khususnya perkakas crafting, mendominasi ruang kerja saya. Saya juga tidak rela untuk membuang barang-barang yang mempunyai memori tersendiri bagiku.
Apakah saya si clutterbug bee harus tetap menjunjung perfeksionis dalam berbenah? Berdasarkan hasil test yang saya lakukan, rekomendasi yang diberikan kepada saya adalah mencoba untuk melepaskan kesempurnaan. Bagaimana caranya? Jawabannya ada di materi Gemar Rapi minggu ini, yaitu saya paham musim saya saat ini. Sebagai seorang working mom yang sedang mengambil tugas belajar pendidikan magister, musim saya saat ini adalah musim baby berumur 9 bulan yang suka dengan eksplorasi. Tugas berberes rumah memang saya serahkan kepada pembantu, namun sisi perfeksionisku selalu memanggil untuk memantau apakah rumah memang benar-benar sudah beres dan rapi. :D
Satu lagi yang menjadi kegiatanku saat ini yaitu saya senang bermain dengan perkakas-perkakas crafting.
Apakah cukup dengan memahami musim saya saja? Tentu tidak. Saya harus membangun mindset yang sesuai dengan musim saya saat ini. Ketika anak senang mengeksplorasi saya akan membiarkannya untuk tetap mengeksplorasi dengan membuat daerah bermain. Karena rumah saya kecil, maka saya akan menamakannya dengan play corner. Ini menjadi tempat anak saya untuk bermain, dan apabila dia ingin bermain sensory play yang messy maka saya akan membuat area bermain dalam art mat agar area bermain yang berantakan hanya ada di art mat. Lalu untuk kegiatan crafting-ku, saya meletakkan kembali perkakas setelah selesai menggunakannya. Selain berkaitan dengan musim, saya juga ingin membangun mindset untuk membersihkan kulkas setiap minggu, membersihkan dapur secar deep cleaning setiap minggu.
Bagaimana dengan pengaruh ini semua terhadap prioritas hidup saya? Untuk dapat mengetahui efeknya pada prioritas hidup saya, ada baiknya saya memberi tahu terlebih dahulu apa yang menjadi hal utama dalam hidup saya saat ini, yaitu keluarga sehat dan damai sejahtera. Sepertinya simpel tapi kalau dibreak down akan sangat luas, yaitu suami sehat, anak tumbuh dan berkembang optimal, pekerjaan dan rezeki suami lancar, begitu juga dengan karir saya, studi saya selesai tepat waktu, rumah bersih dan sehat. Amin untuk semua prioritas saya dan prioritas kita semua. Jadi, dengan semakin menggalakkan berbenah dimulai dari diri sendiri dan keluarga, pasti hal ini akan memberikan pengaruh positif pada prioritas hidup saya. SEMANGAT BERBENAH!!!



0 comments