Semoga ini benar ya sayang...
Kerinduan kita akan 2 tahun ini
Semoga kalau ke obgyn hasilnya emang positif, Sayang..
Begitulah isi whatsappku pagi itu ke suami.
Membuka aktivitas di hari itu tanggal 15 Juni 2020, aku memberanikan diri untuk melakukan testpack setelah aku merasa mensku datang sangat telat. Memang sih jadwal mensku dan jangka waktunya tidak teratur tiap bulan, sehingga aku terbiasa menunggu. Tapi, semenjak memakai aplikasi kalender menstruasi dengan menginput rentang waktu yang tidak teratur, biasanya sih jadwal menstruasi tidak melesat. Seharusnya aku mendapatkan mens diperkirakan tanggal 9 Juni 2020, dan pagi itu aku mengecek apakah ada darah yang keluar (walau aku berharap aku tidak mens di bulan tersebut).
Pengalaman hampir dua tahun membuatku tidak ingin memupuk rasa harapku yang lebih. Biasanya aku tidak mengabari suami kalau mens telat karena sudah biasa, tapi di tanggal 13 Juni 2020 saat kami sedang melakukan video call (yang menjadi rutinitas LDM) aku bilang padanya kalau aku sudah telat hampir seminggu dan tidak berani test pack.
Jawaban suami saat itu menurutku sangat berbeda dari biasanya,
"Cobalah beli alatnya, apapun hasilnya yang penting kita tahu."
Kira-kira seperti itulah yang disampaikan suami, dan esok harinya pun suami juga tanya apakah aku sudah melakukan test.
Akhirnya aku memberanikan membeli 2 merk test pack. Jujur aku tidak tahu kapan terakhir kali aku pakai test pack. Pagi itu aku terbangun sekitar pukul 4 kurang karena mau buang air kecil, dan aku teringat untuk test pack. Walaupun dengan hati yang masih 50:50 untuk test, aku berhasil menampung urine. Sebelum mencelupkan alatnya, aku berdoa terlebih dahulu meminta keikhlasan untuk hasil test pagi itu. Jantungku rasanya ga karuan dan tanganku bergetar saat mencelupkan alat tersebut, tapi kali ini aku benar-benar memperhatikan air naik ke test pack tersebut hingga terbentuk dua garis merah.
Ya, aku melihat dua garis merah tersebut. Jantungku semakin berdetak tak tentu karena perasaan takjub yang sulit tergambarkan. Sekali lagi aku test dengan menggunakan merk yang lain, dan benar.
Ternyata dua garis merah memang berada di test pack itu.
Masih jam 4 lewat dikit, walaupun melakukan video call ke suami pasti sia-sia, aku tetap video call dan memang tidak ada jawaban dari seberang pulau. Akhirnya aku WA saja menyampaikan kabar tersebut. Kabar bahagia bagi kami menjelang ulang tahun kedua pernikahan kami di tanggal 23 Juni 2020.
Begitulah awal mula saat bagaimana pertama kali mengetahui aku hamil. Tuhan selalu memberikan kado terindah-Nya pada waktu yang tepat. Saat kita telah berserah diri, saat itu Tuhan memberikan jawaban-Nya.
Semoga kehamilanku hingga proses persalinan nantinya berjalan dengan lancar dan mudah.





